Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenali Trading Forex dan Resiko untuk Pemula



Apakah yang dimaksud dengan Trading Forex

Trading forex adalah wujud investasi keuangan yang lumayan besar di dunia. Alasan orang bergabung trading forex untuk mendapat keuntungan dan sebagai bagian dari perdagangan internasional.


Forex ialah foreign exchange atau jual-beli valas yang membuat orang memperoleh sejumlah keuntungan dari pergerakan nilai tukar mata uang asing. Trading forex pastinya dilaksanakan secara online.


Keunggulan Forex

Diambil dari duwitmu.com, nilai transaksi perdagangan saham di NYSE, Nasdaq dan Tokyo bila di gabungkan berjumlah $300 milyar setiap hari. Dibandingkan dengan forex setiap hari dapat mencapai US$ 6,6 Trillion (menurut Bank International Settlements). Nilai ini memberikan berkali lipat di atas transaksi saham.


Alasan Memilih Forex

1. Perubahan Globalisasi

Perubahan globalisasi yang disokong dengan tehnologi mutakhir mempermudah transaksi perdagangan internasional di penjuru dunia. Adanya globalisasi ini mendorong perdagangan forex naik.


2. Sangatlah Likuid

Disebutkan high volatility karena nilai transaksi di pasar forex dibilang cukup besar. Biasanya di forex pasar, ada banyak pihak yang turut serta dalam perdagangan. Diantaranya :


Pemerintahan. Valuta asing dibutuhkan untuk membayar utang, menerima pinjaman, dan keperluan yang lain.

Korporasi. Biasanya export dan import oleh korporasi memerlukan tukar menukar valas dalam kegiatan perdagangannya.

Investor. Jual-beli valas ini mempunyai tujuan sebagai bentuk investasi untuk mencari keuntungan yang besar.

Pasar yang likuid biasa banyak menarik beberapa investor sebab bisa jual-beli mata uang secara mudah.


3. Mencapai Kekayaan

Jika kamu ingin untung cepat, selain di pasar saham pastinya bisa mencoba pasar forex. Kenapa? Pertama ialah leverage yang mana kamu bisa transaksi dengan jumlah besar dengan modal kecil. Ke-2 , high volatility yang mana di forex pasar kamu memperoleh peluang untuk mencetak banyak keuntungan. Tetapi ingat, high risk high return ya.


4. Banyak Waktu untuk Bertransaksi

Di pasar saham umumnya terbatasi dari jam 9 pagi sampai jam 4 sore. Sabtu dan minggu liburan. Nach, di pasar forex kelebihannya perdagangan dibuka 24 jam lho dan tidak mengenali liburan. Menarik kan? 


5. Posisi Perdagangan

Di pasar saham, pertama kali yang harus kamu kerjakan ialah memasangkan status beli, selanjutnya ke-2 kamu baru bisa memasangkan status jual. Intinya kamu tidak dapat jual saham jika tidak mempunyai sahamnya. Berlainan dengan forex, kamu dapat memasangkan status membeli dan jual bertepatan tanpa harus mempunyai barangnya dahulu seperti saham. Status membeli dan jual di forex ini pasti dapat memberi kamu keuntungan yang semakin besar.


6. Cuman Perlu Sedikit Modal

Modal untuk masuk di dunia forex dapat disebutkan kecil atau relatif terjangkau, akan tetapi mempunyai buying power investasi yang besar. Misalnya kamu cuman memerlukan $25 untuk melakukan transaksi forex sebesar $1000.


Forex vs Saham

1. Pihak yang Bertransaksi

Di pasar saham, transaksi terjadi secara sentral di bursa effect di antara kamu, broker, dan bursa effect. Di forex, transaksi memiliki sifat Over the Konter (OTC) antara kamu dan broker. Di pasar saham transaksi terjadi di satu bursa, di forex tidak ada pihak bursa. Ini membuat peranan broker jadi sangatlah sentral.


2. Posisi Saham dan Forex

Di saham, sahamnya diletakkan di custody. Saham menunjukkan kepemilikan atas satu perusahaan . Maka dapat disebutkan ada barang kamu miliki. Di forex pasti berbeda. Untung dan ruginya bergantung posisi kamu. Misalkan saat melakukan closing status, kamu menyaksikan perbedaan harga saja dan membayar atau menerima beda harga itu. 


Cara Trading Forex

Open Buy

Di status ini kamu mengharapkan nilai Euro semakin kuat dari USD. Misalnya, kamu membeli 1.1215 (100,000 Euro) dan memperoleh US$ 112,150. Selanjutnya Euro jadi 1.1315 sehingga nilai US$ yang kamu peroleh jadi US$ 113,150.


Dari contoh di atas, misalnya kamu beli di 1.1215 selanjutnya Eur/USD kuat jadi 1.1216 (perlu tambahan USD untuk beli 1 Euro). Bila nilai tukar Eur/USD kuat, karena itu merealisasikan keuntungan kamu dengan menutup status dan melakukan close buy.


Open Sell

Di status ini, kamu menginginkan nilai Euro menurun pada USD. Dari contoh pada nomor 1, misalkan kamu beli ke 1.1215 dan nilai ganti Eur/USD menurun jadi 1.1211. Ini memiliki arti kamu perlu USD semakin sedikit untuk beli 1 Euro. Apabila sudah menurun, kamu bisa mewujudkan keuntungan dengan tutup status dan lakukan close sell.


Pokoknya, kamu kemungkinan perlu pengetahuan lebih buat pelajari dunia forex dan management resikonya. Pasti untuk masuk pasar forex, dianjurkan kamu memakai uang dingin. Ingat semua investasi ada resikonya.

Posting Komentar untuk "Mengenali Trading Forex dan Resiko untuk Pemula"